F Renaldi Kapri Utama (2110957003) : Laporan Akhir 2

Laporan Akhir 2

 [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]



1. Jurnal
 [Kembali]

     Berikut adalah data jurnal yang kami dapat dari praktikum Modul 3 "Counter" Percobaan 3 :

Gambar 1.1 Percobaan 3A

Gambar 1.2 Percobaan 3B



2. Alat & Bahan [Kembali]
 
A. Alat dan Bahan (Modul De Lorenzo)
        
        1. Jumper

Gambar 2.1 Jumper

            2. Panel DL 2203D 
            3. Panel DL 2203C 
            4. Panel DL 2203S

Gambar 2.2 Modul De Lorenzo
      
    B. Alat dan Bahan (Proteus)

        1. IC 74LS112 (JK filp flop)

Gambar 2.3 IC 74LS112


        2. IC 7474 (D Flip Flop)

Gambar 2.4 IC 7474


           3. Power DC


Gambar 2.5 Power DC


           4. Switch (SW-SPDT)


Gambar 2.6 Switch

          5.  Logicprobe atau LED
Gambar 2.7 Logic Probe



3. Rangkaian Simulasi [Kembali]

  • Rangkaian Percobaan :
Gambar 3.1 Rangkaian Percobaan 3A

Gambar 3.2 Rangkaian Percobaan 3B


4. Prinsip Kerja [Kembali]

Prinsip Kerja Pada Percobaan 3  : 
 
  Pada kedua IC, terdapat 8 kaki input dan 6 kaki output. Input UP mengaktifkan output, yang dikenal sebagai counter up, dengan urutan hitungan dari 0 sampai nilai maksimum ditentukan oleh IC-nya (15 untuk 74193 dan 9 untuk 74192). Input DN menyebabkan counter down menghitung dari nilai maksimal sampai nol. Dioda adalah bagian yang membatasi aliran arus sinyal. Input MR (Master Reset) aktif saat logika 1, mereset IC dan menghapus output menjadi nol. Input PL (Parallel Load) aktif saat logika 0, untuk memuat data ke IC. Terminal Count Up (TCU) dan Terminal Count Down (TCD) adalah keluaran active low. Angka maksimum dan minimum ditentukan oleh IC-nya (9 untuk LS192, 15 untuk LS193). Jika hitungan telah mencapai nilai maksimum, transisi high-ke-low akan menyebabkan TCU berubah menjadi low. TCU akan tetap low sampai input Up diaktifkan kembali. Demikian pula untuk TCD.

 

5. Video Simulasi  [Kembali]

  • Video Rangkaian Simulasi Pratikum Counter Kelompok 24 Percobaan 3a & 3b  :

Video 5.1 Penjelasan Rangkaian yang dibuat


6. Analisa Percobaan  [Kembali]
  • Percobaan 3a & 3b :

1. Jelaskan perbedaan percobaan 3a & 3b !

Jawab : 

    Mengacu pada percobaan 3a dan 3b, ada perbedaan pada input UP dan DN dari setiap IC-nya. Pada 3a, tiap input langsung tersambung ke switch. Sedangkan pada 3b, input-nya dikaitkan terlebih dahulu ke gerbang OR. Di gerbang OR ini, sebuah kaki dihubungkan ke switch, sedangkan satu lagi dihubungkan dengan clock.

2. Mengapa pada saat PL aktif tidak dapat count secara otomatis?

Jawab : 

    Karena Penyimpanan dan Pemrosesan Layanan (PL) ini berguna untuk memproses data masukan dan mengirimkannya ke output, semua unsur input yang dimasukkan akan dibawa keluar secara tekstual tanpa opsi menghitung otomatis. Oleh karena itu, saat PL aktif, tidak mungkin menghitung secara otomatis.

3. Mengapa pada saat PL mati input B1-B4 menjadi don't care?

 Jawab :     

    Ketika Pengoperasi Logika (PL) aktif, Interogasi dan Control Unit (IC) tidak dapat memasukkan data melalui Input Pararel. Sebagai alternatif, IC tergantung pada sinyal kontrol untuk melakukan operasi penghitungan. Jika PL tidak aktif, maka Clock yang digunakan tidak memberikan waktu yang cukup kepada IC untuk menjalankan tugasnya.

7. Link Download  [Kembali]

 
Link download percobaan 3 :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar